Sabtu, 03 Oktober 2015

TUGAS PENYEHATAN UDARA "Definisi Lingkungan, Upaya-upaya Kesehatan, Pencemaran"

Edit Posted by with 1 comment


A.     Lingkungan
Lingkungan merupakan sebuah kata yang sangat familiar di telinga kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata “lingkungan” sangat sering diucap dan didengarkan. Kata tersebut begitu akrab di telinga kita. Namun, tahukah anda apakah sebenarnya definisi atau pengertian dari kata “lingkungan” itu sendiri? Biasanya, kata lingkungan secara sederhana digunakan untuk menyatakan sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup. Baik itu berupa orang, alam, ataupun sebuah keadaan sosial. Lalu, bagaimana kata lingkungan dijelaskan secara ilmiah? Bagaimanakah sebenarnya pengertian lingkungan menurut para ahli?
Secara umum lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang melansukkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Berikut ini adalah pengertian lingkungan menurut para ahli :
1.    Undang Undang No. 23 Tahun 1997
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehi-dupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
2.    Menurut Darsono (1992)
Lingkungan merupakan semua benda atau kondisi di mana manusia dan aktivitasnya termasuk di dalamnya, yang terdapat di dalam ruang di mana manusia tersebut mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Jadi, semua hal termasuk manusia merupakan lingkungan dan perubahan di antara keduanya akan saling mempegaruhi satu sama lain.
3.    Prof. Dr. Ir. Otto Soemarwoto
Lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita
4.    Joni Purba
lingkungan pada wilayah yang merupakan yang merupakan tempat berlangsungnya berbagai macam interaksi sosial antara berbagai macam kelompok sosial beserta pranatanya.

5.    Prof. Dr. St. Munadjat Danusaputro, SH
Lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan mempengaruhi hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya.
6.    Sri Hayati
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan mahluk hidup. termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejah-teraan manusia serta mahluk hidup lainnya.
7.    S.J Mcnaughton & Larry L. Wolf
Lingkungan hidup adalah semua faktor ekstrenal yang bersifat biologis dan fisika yang langsung mempengarui kehidupan, pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi organisme.
8.    Michael Allaby
Lingkungan hidup diartikan sebagai: the physical, chemical and biotic condition surrounding and organism.
Lingkungan hidup pada dasarnya terbentuk oleh dua komponen, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.
a.    Lingkungan biotik
Lingkungan biotik adalah semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen mahluk hidup di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik, misalnya tumbuhan, hewan dan manusia.
b.    Lingkungan abiotik
Lingkungan abiotik adalah semua benda mati di permukaan bumi yang bermanfaat dan berpengaruh dalam kehidupan manusia serta mahluk hidup lainnya. contoh lingkungan abiotik, misalnya tanah, air, udara, dan sinar matahari.

B.    Upaya-upaya Kesehatan
1.    Preventif (Pencegahan)
Upaya preventif adalah sebuah usaha yang dilakukan individu dalam mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. Prevensi secara etimologi berasal dari bahasa latin, pravenire yang artinya datang sebelum atau antisipasi atau mencegah untuk tidak terjadi sesuatu. Dalam pengertian yang sangat luas, prevensi diartikan sebagai upaya secara sengaja dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan, kerusakan, atau kerugian bagi seseorang atau masyarakat
Upaya preventif bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kesehatan individu, keluarga,  kelompok dan masyarakat.
Usaha-usaha yang dilakukan, yaitu :
a.     Pemeriksaan kesehatan secara berkala (balita, bumil, remaja, usila,dll) melalui posyandu, puskesmas, maupun kunjungan rumah
b.    Pemberian Vitamin A, Yodium melalui posyandu, puskesmas, maupun dirumah
c.     Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui
d.    Deteksi dini kasus dan factor resiko (maternal, balita, penyakit).
e.     Imunisasi terhadap bayi dan anak balita serta ibu hamil
2.    Promotif
Promosi kesehatan berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu health promotion. Penerjemahan kata health promotion atau tepatnya promotion of health kedalam bahasa Indonesia pertama kali dilakukan ketika para ahli kesehatan masyarakat di Indonesia menerjemahkan lima tingkatan pencegahan (five levels of prepention) dari H.R. Leavell dan E. G. Clark dalam buku preventive medicine for the doctor in his community.
Promosi kesehatan adalah upaya meningkatkan kemampuan kesehatan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mampu berperan secara aktif dalam masyarakat sesuai sosial budaya setempat yang didukung oleh kebijakan public yang berwawasan. (Depkes RI).
Promosi kesehatan adalah kombinasi berbagai dukungan menyangkut pendidikan, organisasi, kebijakan dan peraturan perundangan untuk perubahan lingkungan dan perilaku yang menguntungkan kesehatan (Green dan Ottoson,1998).
Promosi Kesehatan adalah proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Selain itu untuk mencapai derajat kesehatan yang sempurna, baik fisik, mental, dan sosial, maka masyarakat harus mampu mengenal serta mewujudkan aspirasinya, kebutuhannya, dan mampu mengubah atau mengatasi lingkungannya (lingkungan fisik, sosial budaya dan sebagainya). Dalam konferensi ini ,health promotion di maknai sebagai perluasan dari healt education atau pendidikan kesehatan.

3.    Kuratif (Pengobatan)
Upaya kuratif bertujuan untuk merawat dan mengobati anggota keluarga, kelompok yang menderita penyakit atau masalah kesehatan.
Usaha-usaha yang dilakukan, yaitu :
a.    Dukungan penyembuhan, perawatan, contohnya : dukungan psikis penderita TB
b.    Perawatan orang sakit sebagai tindak lanjut perawatan dari puskesmas dan rumah sakit
c.    Perawatan ibu hamil dengan kondisi patologis dirumah, ibu bersalin dan nifas
d.    Perawatan payudara      
e.    Perawatan tali pusat bayi baru lahir
f.     Pemberian obat : Fe, Vitamin A, oralit.

4.    Rehabilitatif
Rehabilitasi adalah usaha untuk mengembalikan bekas penderita ke dalam masyarakat, sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota masyarakat yang berguna untuk dirinya dan masyarakat, semaksimalnya sesuai dengan kemampuannya. Rehabilitasi ini terdiri atas :
a.    Rehabilitasi fisik.
Yaitu agar bekas penderita memperoleh perbaikan fisik semaksimalnya. Misalnya, seorang yang karena kecelakaan, patah kakinya, perlu mendapatkan rehabilitasi dari kaki yang patah yaitu denganmempergunakan kaki buatan yang fungsinya sama dengan kaki yang sesungguhnya.
b.    Rehabilitasi mental.
Yaitu agar bekas penderita dapat menyusuaikan diri dalam hubungan perorangan dan social secara memuaskan .seringkali bersamaan dengan terjadinya cacat badania muncul pula kelainan-kelaianan atau gangguan mental.untuk hal ini bekas penderita perlu mendapatkan bimbingan kejiwaan sebelum kembali kedalam masyarakat.
c.    Rehabilitasi social vokasional.
Yaitu agar bekas penderita menempati suatu pekerjaan/jabatan dalam masyarakat dengan kapasitas kerja yang semaksimalnya sesuai dengan kemampuan dan ketidak mampuannya.
d.    Rehabilitasi aesthetis
Usaha rehabilitasi aesthetis perlu dilakukan untuk mengembalikan rasa keindahan, walaupun kadang-kadang fungsi dari alat tubuhnya itu sendiri tidak dapat dikembalikan misalnya: misalnya penggunaan mata palsu.
Usaha pengembalian bekas penderita ini kedalam masyarakat, memerlukan bantuan dan pengertian dari segenap anggota masyarakat untuk dapat mengerti dan memahami keandaan mereka (fisik mental dan kemampuannya) sehingga memudahkan mereka dalam proses penyesuian dirinya dalam masyarakat dalam keadan yang sekarang ini.
Sikap yang diharapkan dari warga masyarakat adalah sesuai dengan falsafah pancasila yang berdasarkan unsure kemanusian dan keadailan social. Mereka yang direhabilitasi ini memerlukan bantuan dari setiap warga masyarakat, bukan hanya berdasarkan belas kasian semata-mata, melainkan juga berdasarkan hak asasinya sebagai manusia.
C.    Pencemaran
Pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat,  energi dan/ atau komponen lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan (komposisi) air atau udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/ udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya. Definisi ini sesuai dengan pengertian pencemaran pada (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982.
Pencemaran lingkungan terdiri dari 3 jenis, yaitu pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara.
1.    Pencemaran Air
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.
Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, ledakan alga, kebinasaan ikan, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.
2.    Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).
Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.
3.    Pencemaran Udara
Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, namun dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara telah mengalami perubahan. Udara yang dulunya segar, kini kering dan kotor. Pada sore hari di ketinggian tampak kota besar seperti jakarta memperlihatkan warna yang kumuh, cakrawala yang diliputi asap dan debu. Hal ini bila tidak segera ditanggulangi, perubahan tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia, kehidupan, hewan serta tumbuhan.
Menurut Salim yang dikutip oleh Utami (2005) pencemaran udara diartikan sebagai keadaan atmosfir, dimana satu atau lebih bahan-bahan polusi yang jumlah dan konsentrasinya dapat membahayakan kesehatan mahluk hidup, merusak properti, mengurangi kenyamanan di udara. Berdasarkan definisi ini maka segala bahan padat, gas dan cair yang ada di udara yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman disebut polutan udara.
Perubahan lingkungan udara pada umumnya disebabkan pencemaran udara, yaitu masuknya zat pencemar (berbentuk gas dan partikel kecil/aerosol) ke dalam udara. Masuknya zat pencemar ke dalam udara dapat secara alamiah, misalnya asap kebakaran hutan, akibat gunung berapi, debu meteorit dan pancaran garam dari laut; juga sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia, misalnya akibat aktivitas transportasi, industri, pembuangan sampah, baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran serta kegiatan rumah tangga.pembangunan fisik kota dan berdirinya pusat-pusat industri disertai dengan melonjaknya produksi kendaraan bermotor, mengakibatkanpeningkatan kepadatan lalulintas dan hasil produksi sampingan yang merupakan salah satu sumber pencemaran udara. Konsentrasi pencemaran udara di beberapa kota besar dan daerah industri Indonesia menyebabkan adanya gangguan pernapasan, iritasi pada mata dan telinga, serta timbulnya penyakit tertentu. Selain itu juga mengakibatkan gangguan jarak pandang (visibilitas) yang sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas (terutama lalulintas di udara dan laut).



DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2014. Pencemaran. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Pencema-ran (diakses tanggal 13 September 2015).
Anonim. 2014. Pencemaran Udara. Diambil dari: http://softilmu.blogspot.co.id/20-14/06/pencemaran-udara.html (diakses tanggal 14 September 2015).
Anonim. 2015. Pencemaran Air. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Pence-maran_air (diakses tanggal 14 September 2015).
Anonim. 2015. Pencemaran Tanah. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Pe-ncemaran_tanah (diakses tanggal 14 September 2015).
Hatya, Dili. Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli. Diambil dari:http://dilihat-ya.com/643/pengertian-lingkungan-menurut-para-ahli. (diakses tanggal 13 September 2013).
Oktavia, Yuni. 2013. Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif. Diambil dari: http://yunivia88.blogspot.co.id/2013/05/promotifpreventifkuratifrehabilitatif.html. (diakses tanggal 13 September 2015).
Riskiyah, Yuhara. 2013. Definisi Lingkungan Menurut Para Ahli. Diambil dari: https://yuharariskiyah.wordpress.com/2013/11/28/definisi-lingkungan-menurut-para-ahli/. (diakses tanggal 13 September 2015).
Safitri, Ifana. 2015. Upaya Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif dalam Kesehatan. Diambil dari: http://ifanascout.blogspot.co.id/2015/02/upaya-promotif-preventif-kuratif-dan.html (diakses tanggal 13 September 2015)

Soedomo, Moestikahadi. 2001. Pencemaran Udara. Bandung: Penerbitan ITB.

1 komentar:

  1. 888sport Casino Online: $10 free $10 free $10 no deposit bonus
    888sport 안산 출장마사지 offers a wide variety of games to choose from, 강원도 출장마사지 from table games 남양주 출장안마 to video poker, 충청북도 출장마사지 BetMGM Casino - $10 free $10 no 광명 출장샵 deposit bonus.

    BalasHapus